Home » Ciri – Ciri dan Cara Keluar dari Toxic Relationship
Relationship

Ciri – Ciri dan Cara Keluar dari Toxic Relationship

Toxic relationship adalah istilah untuk menggambarkan suatu hubungan yang tak sehat dan mungkin memberikan dampak buruk untuk keadaan fisik maupun mental seseorang. Hubungan ini bukan hanya bisa terjadi pada sepasang kekasih namun juga dalam lingkungan teman, friendzone, bahkan keluarga.

Dalam menjalani suatu hubungan, biasanya tiap individu akan saling menyayangi, mengasihi, serta memberikan rasa aman. Namun jika kalian menjalani toxic relationship, salah satu pihak biasanya akan berupaya mendominasi pihak lainnya maupun memanipulasi pasangan untuk mengontrolnya. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencapai hal ini adalah dengan melakukan silent treatment atau diam saat marah. Namun sayang banyak orang yang tak sadar bahwa mereka sedang terjebak dalam toxic relationship.

Namun, hubungan ini seringkali membuat salah satu pihak merasa tertekan. Karena itulah toxic relationship tak boleh dibiarkan berlarut – larut. Selain bisa menurunkan harga diri, kondisi ini juga bisa menyebabkan seseorang mengalami gangguan kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, dan stress. Apalagi, beban mental ini juga bisa saja menyebabkan gangguan kesehatan fisik seperti gangguan psikosomatik. Ada beberapa tanda toxic relationship yang bisa kalian temukan jika sedang berada di dalamnya.

Ciri – Ciri Toxic Relationship

Ciri – Ciri Toxic Relationship

Selalu Dicurigai dan Dikekang

Rasa cemburu dalam hubungan pasangan sebenarnya merupakan hal yang normal dan menunjukkan salah satu bentuk kepedulian. Namun, hubungan akan menjadi toxic jika rasa cemburu ini berlebihan atau membuat pasangan melakukan hal yang ekstrem, misalnya menyita HP kalian atau melabrak orang yang ia cemburui.

Hubungan juga bisa dikatakan toxic juga pasangan sudah terlalu posesif. Mereka selalu mau tahu mengenai segala kegiatan sehari – hari kalian dan akan marah jika kalian tak segera menjawab pesan singkat mereka. Selain itu, terkadang ia juga melarang kalian untuk tak lagi menggunakan jenis pakaian tertentu yang mungkin menarik perhatian orang lain.

Selalu Dikontrol Pasangan

Tanda yang paling jelas terlihat dari toxic relationship adalah salah satu pihak yang selalu mengontrol pihak lainnya. Misalnya, pasangan kalian memaksakan kehendak terhadap hidup kalian. Jadi, apa pun yang kalian lakukan semuanya berdasarkan perintah atau persetujuan dari dia walaupun mungkin keinginan kalian tak sejalan.

Selain itu, orang yang toxic juga bisa memberikan silent treatment untuk mengontrol emosi pasangannya. Ia juga mungkin akan mengutarakan kalimat yang membuat kalian harus menuruti kemauannya, misalnya “Aku bersikap seperti ini karena aku sayang sama kamu.” Jika kalian tak menurutinya, ia bisa saja menuding bahwa kalian tak menyayanginya. Hal ini membuat kalian mau tak mau mengikuti kemauannya.

Sering Dibohongi

Kejujuran adalah salah satu pondasi untuk membentuk hubungan yang sehat. Namun, jika pasangan kalian sering berbohong dan menutupi banyak hal, tandanya saat ini kalian sedang berada dalam toxic relationship.

Sulit Jadi Diri Sendiri

Karena terlalu sering dikontrol, kalian tak bisa menjadi diri sendiri. Kalian akan selalu bersikap seperti apa yang dia inginkan, bukan apa yang kalian inginkan. Bahkan, untuk sekedar berpendapat saja kalian bisa sampai berpikir berkali – kali karena takut apa yang kalian ucapkan menjadi kesalahan di mata dia.

Menerima Kekerasan Fisik

Selain kekerasan verbal, suatu hubungan juga bisa dibilang toxic jika sudah ada kekerasan fisik di dalamnya. Pasangan yang tak sehat secara emosional sering kali akan main tangan jika terjadi perselisihan dalam hubungan. Apa pun konfliknya, kekerasan fisik tetap tak bisa dibenarkan.

Tidak Mendapat Dukungan

Hubungan yang sehat adalah hubungan yang selalu memberi dukungan satu sama lain. Namun, apa itu toxic relationship merupakan kebalikan dari ini. Di dalam hubungan ini, setiap pencapaian yang diperoleh akan dianggap menjadi kompetisi.

Bahkan, pasangan kalian tak akan senang jika kalian berhasil melakukan sesuatu yang seharusnya membuat dia bangga. Dibandingkan mendapat dukungan dan apresiasi, kalian malah mendapatkan perkataan kasar serta kritik yang tidak membangun yang malah menghambat kesuksesan kalian.

Penyebab Toxic Relationship

Penyebab Toxic Relationship

Jenis orang toxic beragam, ada yang senang memegang kendali dalam suatu hubungan dalam artian mereka ingin dipandang sebagai orang yang kuat oleh partnernya. Selain itu, ada juga orang toxic yang terlalu menggantungkan diri pada pasangannya. Seperti saat ada suatu masalah selalu mengandalkan pasangannya. Namun, perilaku orang tersebut tak bisa dibenarkan begitu saja. karena tentunya akan sangat merugikan bagi orang sekeliling termasuk partner,

Cara Keluar Dari Toxic Relationship

Cara Keluar Dari Toxic Relationship

Evaluasi Hubungan

Langkah ini mengharuskan kalian untuk mencoba melihat waktu ke belakang dengan seksama. Karena hal ini akan menjadi awal kalian untuk menentukan gimana nasib kalian dan pasangan kalian ke depannya. Kalian bisa coba buat list positif dan negatif jika kalian hidup tanpa mereka dan tanyakan pada diri kalian mengenai beberapa hal, seperti apakah saat sedang bersamanya bawaan kalian malah jadi kesal, kecewa, dan frustasi? Apakah kalian masih mau menghabiskan waktu dengannya ke depannya dengan sifatnya yang seperti itu? Atau jangan – jangan selama ini kalian hanya tak tega untuk ninggalin dia? Apakah hubungan ini akan membuat kamu dan dia berkembang ke arah yang lebih baik?

Tanyakan Pada Diri Sendiri Apa Yang Kalian Rasakan Saat Ini

Setelah berhasil menjawab pertanyaan sebelumnya, sekarang saatnya tanyakan apa yang sebenarnya tubuh kalian rasakan. Di sini kalian harus jujur dengan diri sendiri agar paham apa yang sebenarnya kalian rasakan saat ini.

Isi Waktu Dengan Kegiatan Bermanfaat

Cara mengatasi hubungan toxic lainnya adalah dengan mencoba mengisi kekosongan hati kalian setelah kalian meninggalkan dia yang toxic itu lewat kegiatan yang bermanfaat. Lakukanlah kegiatan yang bisa membuat kalian merasa lebih baik tanpa harus bergantung dengan orang lain. Kegiatan itu bisa berupa yoga, meditasi, olahraga, dan juga seni yang diharapkan bisa menyalurkan kekosongan hati dan pikiran negatif kalian.

Cari Lingkungan Yang Membawa Aura Positif ke Diri Kalian

Mulailah membangun lingkungan yang bisa membantu kalian menghadapi hubungan tersebut dan mendukung perkembangan kalian agar jadi lebih baik lagi ke depannya. Kalian bisa mulai membangun lingkungan positif kalian bersama orang – orang yang punya passion yang sama dengan kalian.

Lepaskan Toxic Relationship Kalian Pelan – Pelan

Perlahan tapi pasti, lepaskanlah toxic relationship yang kalian jalani saat ini. Memang sih tak akan mudah untuk melepaskan seseorang yang sudah lama bersama kalian. Namun, bersama tapi tak bahagia untuk apa? Butuh tekad dan keberanian yang kuat untuk kalian keluar dari hubungan toxic ini. Terkadang, cinta memang bisa membutkan seseorang dalam melihat sesuatu. Begitu juga komitmen. Yang penting, jangan sampai kehilangan diri kalian dalam suatu hubungan.

Orang yang terjebak dalam toxic relationship berpotensi kehilangan rasa percaya diri serta kebahagiaan. Hal ini bisa sangat memberikan dampak buruk bagi kesehatan mental maupun fisik. Karena itulah, penting untuk kita memahami tanda – tanda toxic relationship dan segera mengambil keputusan yang tepat jika hal tersebut terjadi di dalam hubungan kalian.