Home » 7 Cara Memuji Anak Dengan Benar, Ortu Harus Tau!
Parenting

7 Cara Memuji Anak Dengan Benar, Ortu Harus Tau!

Siapa sih yang tak senang mendapatkan pujian? Semua orang pasti akan senang kalau diberikan pujian. Sama seperti anak – anak. Memberikan mereka pujian atau memuji mereka artinya kita mengapresiasi apa yang mereka lakukan sekecil apapun.

Pujian sendiri bukan Cuma bentuk rasa bangga dari orang tua tapi juga sebagai dukungan untuk proses mendidik serta mengasuh mereka. Anak – anak harus belajar banyak hal seperti kemampuan akademis, motorik kasar dan halus, sampai dengan perilaku yang baik.

Agar bisa mendapatkan itu semua, mereka perlu membangun harga diri maupun self esteem kalau dalam bahasa Inggris. Harga diri ini nantinya akan membantu dan membantu sang anak agar lebih merasa dicintai, diterima, hingga dilindungi. Salah satu cara untuk membangun self esteem ini yaitu dengan memberikan mereka pujian. Dan masih banyak lagi manfaat memuji anak yang akan mereka dapatkan.

Tapi ternyata, memuji anak juga ada caranya sendiri loh, mau tau bagaimana caranya? Yuk simak tips cara memuji anak di bawah ini.

1. Puji Prosesnya, Bukan Hasilnya

Memuji Anak

Biasanya, orang tua memuji anak karena mereka punya hasil yang luar biasa. Padahal, pujian itu gak selalu bicara tentang hasil yang dicapai oleh si kecil namun juga ada proses serta usaha yang mereka lakukan untuk mendapatkannya.

Pujian inilah yang sifatnya membangun mereka supaya bisa jadi lebih baik nantinya. Misalnya, “Gimana ujiannya? Susah gak? Yasudah gakpapa, gausah cemas, yang penting kamu udah belajar maksimal semalam tadi.”

Kalau kalian perhatikan, pujian itu memang gak membanggakan hasil yang anak capai, tapi lebih ke proses serta usaha yang mereka lakukan. Dengan begitu, anak akan merasa kalau usaha yang mereka lakukan juga dihargai tanpa bergantung pada hasil yang mungkin mereka dapatkan.

2. Pujilah Anak Pada Hal Yang Layak

Harus kalian ingat kalau anak itu sebetulnya tak boleh terlalu berlebihan di berikan pujian, apalagi untuk hal – hal yang sebenarnya wajar mereka lakukan di umur mereka. hal ini di karenakan itu malah bisa membuat mereka malas berusaha dan tidak mau mencapai prestasi yang lebih baik lagi.

Misalnya kalau ada anak umur 8 tahun yang sudah seharusnya berangkat sekolah setiap hari. Jadi, kalian tak perlu lagi memberikan mereka pujian di saat mereka mau berangkat ke sekolah. Kecuali kalau sebelumnya mereka menghadapi masalah tertentu misalnya baru sembur dari sakit, pindah ke sekolah baru, dan masalah lainnya.

Memuji anak untuk hal – hal yang tak layak bisa membuat mereka jadi pribadi yang egois, sombong, bahkan manja loh. Jadi jangan sembarangan memuji mereka dalam hal – hal tertentu ya! Orang tua wajib tahu ini loh.

3. Berhati – Hati Dalam Memuji

Memuji Anak

Memuji anak sebisa mungkin lebih di tujukkan kepada usaha serta proses yang sudah mereka lakukan dan lalui, bukan hanya hasil yang mereka dapatkan. Bahkan, ada baiknya kalian juga lebih hati – hati saat memuji kecerdasan mereka.

Anak yang di puji dengan kata anak pintar katanya lebih berisiko menyontek dan berbuat curang. Kecurangan ini mungkin di lakukan karena mereka khawatir akan mengecewakan orangtua kalau gagal memperoleh nilai yang tinggi.

Daripada ibu memuji anak dengan berkata anak pintar, sebaiknya kalian ucapkan, “Mama bangga sama kamu karena udah berusaha yang terbaik.”

4. Hindari Mengumbar Pujian

Memuji Anak

Terlalu sering memuji anak juga bisa membuat pujian kalian jadi kurang berharga bahkan jadi tak berarti lagi loh untuk mereka. selain itu, karena merasa sudah biasa di puji, anak – anak nantinya akan jadi sulit mengembangkan diri karena tak terdorong untuk berjuang.

Itulah kenapa, kalian perlu tahu waktu yang tepat untuk memberikan pujian pada mereka, misalnya saat mereka berani mencoba sesuatu yang baru, kalian bisa berikan mereka pujian yang simpel dengan memberikan kata – kata menyenangkan.

5. Tetap Puji Walaupun Gagal

Memuji Anak

Pujian merupakan salah satu bentuk hadiah atas kerja keras mereka dalam mencapai sesuatu. Tetapi, bukan artinya kalian tak memuji mereka di saat mereka gagal. Kegagalan juga merupakan pukulan yang sangat berat untuk si kecil loh.

Kalian harus tetap hadir untuk mereka agar mereka tahu kalau kalian tidak kecewa pada mereka. apalagi kalau dia sudah secara cungguh – sungguh menunjukkan perjuangan mereka dalam menggapai sesuatu.

6. Puji Anak Secara Spesifik

Kata – kata yang kalian berikan saat memberikan pujian juga harus di perthatikan. Pujilah mereka secara spesifik lalu tepat sasaran. Banyak orangtua yang mungkin memuji mereka secara general yang artinya sangat luas, misalnya “kamu hebat ya main bola.”

Kalau pujian itu di artikan, bisa meliputi banyak hal, apakah mereka baik dalam menendang, menggiring, atau menjaga gawang dari bola yang di berikan lawan. Itulah kenapa mungkin saja anak menganggap kalau mereka sudah menguasai semua itu. Padahal, belum tentu begitu.

Cobalah untuk memuji mereka dengan tepat sasaran. Misalnya “Kamu pinter banget jaga gawangnya. Kamu pasti bisa jadi kiper yang jago nanti!” dengan pujian seperti ini, mereka akan lebih paham apa keunggulan mereka.

7. Puji Anak Dengan Tulus

Memuji Anak

Selain membuat mereka jadi tak mau berusaha, terlalu sering memuji anak juga bisa menimbulkan kesan kalau pujian itu tidak tulus untuk mereka. itulah kenapa anak nantinya akan jadi susah percaya karena menganggap pujian kalian hanya sekedar basa basi saja.

Anak yang usianya sudah 6 – 9 tahun biasanya sudah peka kepada pujian yang tulus. Itulah kenapa, saat memuji anak kalian harus libatkan emosi saat berhadapan dengan mereka. terapkanlah cara memuji anak dengan tulus dan benar.

Hindarilah untuk memuji mereka sambil lalu, cobalah untuk memusatkan perhatian kalian kepada mereka. pilih juga kata – kata yang tepat dan tunjukkan ekspresi serta gerakan tubuh kalau kalian benar – benar bangga atas prestasi yang mereka buat.

Itulah beberapa tips dan cara memuji anak dengan benar dan tepat agar mereka tetap bisa menjadi anak yang optimis sekaligus tetap cinta pada dirinya sendiri juga. Jangan sampai salah mengucapkan sesuatu ya, karena anak kecil itu sangat rentan terpengaruh loh! Selain itu, memuji mereka juga bisa jadi love language kita terhadap mereka. Semoga bermanfaat.