Home » 8 Cara Menurunkan Demam Pada Anak Yang Bisa Dilakukan Dirumah
Parenting

8 Cara Menurunkan Demam Pada Anak Yang Bisa Dilakukan Dirumah

Demam yang dialami oleh anak sebetulnya tak selalu berbahaya dan sebagian besar bisa mereda dengan sendirinya dalam beberapa hari. Karena itulah, kalian sebagai orangtua tak perlu berlebihan saat anak kalian mengalami demam.

Demam sendiri sebetulnya adalah sebuah reaksi tubuh untuk memerangi infeksi secara alami. Infeksi ini sendiri bisa disebabkan oleh parasit, virus, serta bakteri. Selain infeksi, demam juga bisa disebabkan oleh kondisi lain seperti imuniasai, penyakit autoimun, serta kelainan pada otak. Namun, penyebab demam selain infeksi ini cukup jarang terjadi.

Untuk demam ringan sendiri, ada beberapa cara untuk menurunkan demam yang bisa dilakukan di rumah dengan mudah. Kalau kalian mau tahu, di bawah ini kami akan berikan cara menurunkan demam pada anak secara alami yang bisa kalian lakukan.

1. Mandikan Dengan Air Hangat

Mandikan Dengan

Cara mengatasi demam pada bayi yang pertama adalah dengan memandikan mereka menggunakan air hangat. Jangan memberikan mereka mandi air dingin karena hal tersebut malah bisa membuat suhu tubuhnya tambah tinggi serta membuat mereka mengigil karena kedinginan.

Selain itu, kalian juga bisa menambahkan minyak esensian serta garam epsom ke dalam air hangat agar tubuh mereka lebih rileks serta lebih nyaman. Setelah selesai mandi, segera keringkan tubuh mereka agar tidak kedinginan.

2. Kompres

Kompres

Untuk meredakan demam yang dialami oleh anak, cobalah untuk memberikan kompres di tubuh anak kalian memakai kain yang telah direndam di dalam air biasa maupun sedikit hangat. Namun, pastikan suhunya tak terlalu dingin dan juga tak terlalu panas.

Kompres ini bisa diletakkan di dada, perut, dahi, maupun ketiak anak saat mereka mau tidur atau saat mereka sedang berbaring. Sesudah memberikan kompres, diamkanlah kompres itu selama 20 – 30 menit di tubuh mereka.

Jangan lupa juga untuk mengganti kompres saat mulai kering atau terasa panas serta pantau suhu tubuh anak kalian secara berkala setiap 1 – 2 jam sesudah memberikan mereka kompres untuk menurunkan suhu tubuhnya.

3. Berikan Obat Pereda Demam

Berikan Obat Pereda Demam

Jika perlu, kalian bisa menggunakan obat penurun panas untuk anak seperti paracetamol. Namun dengan catatan, dosisnya harus sesuai dengan usia serta berat badan anak atau sesuai dengan petunjuk penggunaan yang tertera di dalam kemasan obat tersebut.

Selain obat penurun panas, kalian juga tak disarankan untuk memberikan obat lain misalnya seperti obat flu, antibiotik, maupun obat penurun panas lainnya selain paracetamol tanpa resep dokter. Ingat juga obat penurun panas ini tak disarankan untuk diberikan ke bayi berusia kurang dari 2 bulan tanpa pemantauan dokter.

4. Hindari Baju Tebal

Hindari Baju Tebal

Pilihlah baju dengan bahan yang nyaman dan tak terlalu tebal untuk mereka gunakan. Hal ini dikarenakan saat memakai pakaian yang terlalu tebal, tubuhnya nanti akan kepanasan dan mereka akan sulit mengeluarkan panas tubuh, jadi demamnya akan sulit mereda.

Kalau anak kalian merasa meriang atau kedinginan, berikanlah mereka pakaian yang nyaman serta pakaian yang bisa menyerap keringat. Lalu, selimuti tubuh mereka dengan selimut yang tipis agar mereka bisa lebih nyaman.

Kaos dan selimut yang tipis bisa membantu panas tubuh mereka cepat keluar. Sedangkan baju hangat yang tebal malah akan memerangkan udara panas serta keringat di dalam tubh mereka. Agar mereka tak terlalu kedinginan, pastikan pula kamarnya berada di suhu ruang sekitar 20 – 25 derajat Celcius.

5. Istirahat yang banyak

Istirahat yang banyak

Istirahat merupakan salah satu cara menurunkan panas pada bayi yang paling ampuhl. Mintalah mereka untuk berhenti bermain dan segera beristirahat agar mereka tidak semakin lelah dan membuat demam semakin naik.

Dengan istirahat, tubuh pasti akan melakkan regenerasi sel sehingga panas jadi lebih cepat turun. Pastikan juga demam di kecil sudah benar – benar reda sebelum kalian mengizinkan mereka bermain lagi.

Menurut Konselor Orang Tua di New York sekaligus penulis buku A Mother’s Circle, Jean Kunhardt, mengatakan bahwa tidur merupakan nutrisi penting untuk hidup, sama halnya dengan makanan. “Kita tak akan pernah membiarkan anak kita kelaparan, hal ini juga berlaku untuk istirahat.” Ujar Kunhardt.

6. Berikan Asupan yang Cukup

Berikan Asupan yang Cukup

Pastikan pula kebutuhan cairan serta nutrisi si kecil tercukupi agar menghindari mereka dari dehidrasi. Jika kalian masih memberikan ASI, pastikan mereka disusui sesering mungkin. Tetapu, kalau mereka sudah mengonsumsi MPASI atau makanan padat, kalian bisa melanjutkan pemberian ASI sambil memberikan cukup air putih.

Agar kesehatan mereka tetap terjaga, pastikan pula air yang kalian berikan bersih dan aman dikonsumsi. Karena itulah, pilihlah air minum di rumah yang memenuhi standa ryang berlaku seperti tak berwarna, tak berbau, tak berasa, dan tak mengandung zat berbahaya.

Pastikan juga air yang dikonsumsi berasal dari sumber air yang terlindungi jadi minera alami di dalamnya tetap terjaga. Jika anak sudah cukup besar, kalian bisa memberikan mereka makanan atau minuman yang menyejukkan seperti es krim atau yogurt dingin. Selain menjaga tubuh tetap terhidrasi, jenis asupan itu juga bisa membantu mendinginkan tubuh dari dalam sehingga bisa membantu mengatasi demam pada anak.

7. Konsumsi Buah Penurun Panas

Konsumsi Buah Penurun Panas

Mengonsumsi buah – buahan juga bisa digunakan sebagai cara menurunkan demam pada bayi secara alami. Namun, yang kalian harus perhatikan adalah suhu panas yang menyerang si kecil. Jika suhunya ada di atas 38 derajat celcius dan berlangusng selama beberapa hari maka sebaiknya segera dibawa ke dokter untuk diperiksa.

Namun, jika demam yang menyerang si kecil dirasa cukup ringan maka kalian bisa memberikan buah – buahan sebagai cara menurunkan panas pada balita. Buah – buahan itu adalah apel. Jeruk, anggur, semangka, atau pisang.

Kalian juga bisa memberikan mereka salad buah bersama dengan strawberry serta kiwi. Jus jeruk juga tinggi dengan Vitamin C namun lebih baik kalian memberikan buahnya saja langsung.

8. Jaga Suhu Ruangan

Jaga Suhu Ruangan

Pastikan suhu yang ada di dalam kamar mereka tetap sejuk dan nyaman untuk mereka. Kalian boleh menyalakan pendingin ruangan namun pastikan suhunya tak terlalu dingin. Kalian juga bisa mengguankan kipas angin dengan kecepatan rendah.

Tapi, kalian perlu ingat untuk menghindari arah kipas angin atau AC langsung ke tubuh anak karena hal tersebut bisa membuat mereka merasa kedinginan. Jika anak kalian merasa kedinginan, cobalah untuk mematikan pendingin ruangan atau kipas angin di kamar tidur mereka.

Sebenarnya, demam tidaklah berbahaya dan akan menghilang sendirinya dalam waktu 3 hari karena demam sendiri merupakan cara tubuh kita melawan infeksi. Saat melawan, tubuh akan menaikkan suhu badan untuk melawan kuman yang ada di dalam tubuh. Jadi, jangan panik dan tetap tenang ya. Semoga bermanfaat.